Emas WIMO 2026: Qashiratut Tharfi, Siswa SD NTB Taklukkan Matematika Dunia di China

by Admin | Jan 6, 2026 | Prestasi Siswa – Institusi | 0 comments

MATARAM/SHENZHEN, INFOPENDIDIKAN.BIC.ID – Hegemoni prestasi akademik yang selama ini kerap didominasi oleh siswa dari Pulau Jawa kembali terpatahkan. Bendera Merah Putih berkibar tinggi di Shenzhen, China, setelah Qashiratut Tharfi Paranata, seorang siswa Sekolah Dasar (SD) asal Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil menyabet medali emas dalam ajang bergengsi World International Mathematical Olympiad (WIMO) 2026 yang berakhir Minggu (4/1/2026).

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan individu, melainkan sinyal kuat pemerataan kualitas talenta sains Indonesia. Bocah yang akrab disapa Atut ini berhasil menyisihkan lebih dari 500 peserta jenius dari 14 negara, termasuk raksasa matematika seperti China, Thailand, dan Filipina.   

Menaklukkan “Best of the Best”

WIMO bukanlah kompetisi sembarangan. Ajang ini dikenal sebagai “Tournament of Champions” karena hanya mengundang peraih medali emas dari kompetisi pendahuluan seperti Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO), Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO), dan Big Bay Area Mathematical Olympiad (Big Bay Pei).

Dalam babak final yang digelar di Shenzhen, Atut menunjukkan performa gemilang. Ia berhasil mencatatkan skor impresif 156 poin setelah menyelesaikan 30 soal matematika tingkat tinggi yang dirancang untuk menguji logika, geometri, dan teori bilangan di luar kurikulum standar sekolah dasar.   

Ibunda Atut, Evi Diansari, tak kuasa menahan haru saat nama putrinya diumumkan sebagai juara. “Saingannya yang datang sudah ‘suhu’ matematika dari tiap negaranya. Bahkan saingan dari sesama Indonesia yang bersekolah di international school Jakarta bisa dikalahkan oleh Atut,” ungkap Evi dengan bangga.

Profil “Bocah Ajaib” dari Mataram

Qashiratut Tharfi Paranata tercatat sebagai siswi di SDIT Fauziah Yarsi Mataram. Julukan “Bocah Ajaib” yang disematkan media lokal padanya bukan tanpa alasan. Di usia yang masih sangat belia (sekitar 8 tahun), Atut telah mengoleksi total 24 medali internasional sebelum berangkat ke WIMO 2026.   

Rekam jejak prestasinya mencakup:

  • Medali Emas Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO).
  • Medali Emas Big Bang Competition (BBC).
  • Medali Emas Asian Science and Mathematics Olympiad (ASMO) di Bangkok.   

Konsistensi Atut membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat, siswa dari daerah yang tidak memiliki fasilitas “se-mewah” Jakarta pun mampu bersaing di level tertinggi dunia. Dukungan penuh orang tua dan fleksibilitas sekolah dalam memberikan izin kompetisi menjadi kunci utama kesuksesannya.   

Kebangkitan Talenta Luar Jawa

Kemenangan Atut di awal 2026 ini mempertegas fenomena desentralisasi prestasi sains Indonesia. Tidak hanya Atut dari NTB, ajang WIMO 2026 juga mencatatkan sejarah bagi Indonesia Timur melalui prestasi Raja Charisson Sinurat.

Siswa SD Negeri 21 Kota Sorong, Papua Barat Daya ini, turut meraih Juara 1 (World Champion) pada kategori Primary Grade 3. Raja bahkan menyapu bersih gelar World Star Champion dengan nilai sempurna, sebuah capaian langka dalam sejarah kompetisi tersebut.   

Dua emas dari NTB dan Papua ini menjadi tamparan positif bagi pemangku kebijakan pendidikan nasional. Bahwa potensi kecerdasan anak bangsa tersebar merata, namun seringkali terhambat oleh disparitas infrastruktur dan akses pembinaan.

Tantangan Selanjutnya

Keberhasilan di China ini diharapkan membuka mata pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan NTB, untuk memberikan dukungan lebih konkret. Selama ini, banyak orang tua siswa berprestasi harus merogoh kocek pribadi dalam-dalam untuk membiayai keberangkatan ke ajang internasional.   

“Semoga Atut terus bisa memberikan yang terbaik dan meraih prestasi-prestasi yang lebih membanggakan untuk Indonesia dan khususnya untuk NTB,” harap Evi menutup wawancara.   

Kini, Atut dan Raja telah membuktikan bahwa dari Mataram hingga Sorong, mutiara-mutiara Indonesia siap bersinar jika diberi panggung yang layak.

Ingin terus mendapatkan update seputar dunia pendidikan dari kami?
Ayo gabung ke Saluran WhatsApp Info Pendidikan BIC

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *