Pendaftaran SMK Go Global Batch I Resmi Dibuka 12 Agustus 2026: 500 Ribu Lulusan SMK ke Jepang, Jerman, Korea hingga Maladewa

Agu 13, 2026

Pendaftaran SMK Go Global Batch I resmi dibuka mulai 12 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB hingga 16 Agustus 2026 melalui 23 satuan kerja Kementerian P2MI (BP3MI) di seluruh Indonesia. Program Quick Win Presiden Prabowo ini menargetkan 500.000 tenaga kerja terampil dan tersertifikasi internasional bertahap 2026-2029, dengan 40.000 CPMI pada 2026 dan 70-80 ribu hingga akhir 2026. Negara tujuan strategis: Jepang, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, Turki, Australia, Maladewa, Malaysia, Polandia dan Eropa. Sektor dibuka: caregiver, nurse, welder, hospitality, konstruksi, manufaktur, hingga agrikultur.

Pendaftaran SMK Go Global Batch 1 resmi dibuka

Sorotan utama:

  • Jadwal & Lokasi Daftar: Pendaftaran SMK Go Global Batch I dibuka 12-16 Agustus 2026 mulai 12 Agustus pukul 08.00 WIB melalui 23 satuan kerja Kementerian P2MI / BP3MI di 23 provinsi, dari Aceh hingga Sulawesi Tenggara. Link pendaftaran tersedia di tiap BP3MI.
  • Target Nasional Quick Win Prabowo: Total sasaran 500.000 peserta terdiri dari 300.000 lulusan SMK/SMA dan 200.000 peserta umum. Tahap awal 2026 ditargetkan 40.000 CPMI, meningkat menjadi 140.000 per tahun pada 2027-2028, hingga puncaknya 500 ribu. Cak Imin targetkan 70-80 ribu hingga akhir 2026.
  • Negara & Sektor Strategis: Negara prioritas: Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Turki, Polandia, Maladewa, Australia, serta kawasan Eropa & Timur Tengah. Sektor: kesehatan (caregiver, nurse), hospitality, manufaktur, transportasi, agrikultur, konstruksi, kelautan/pelayaran (seabased), dan welder.
  • Syarat & Seleksi: Usia minimal 18 tahun, KK, KTP, BPJS, surat sehat, ijazah, Kartu Kuning AK-1, izin orang tua/wali/suami/istri, dan surat pernyataan. Seleksi bertahap: verifikasi administrasi, tes tertulis & wawancara, daftar ulang, lalu pelatihan peningkatan kapasitas, sertifikasi internasional, dan pemahaman budaya kerja.

Jakarta - Kabar baik bagi lulusan SMK yang ingin karier internasional. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) resmi membuka pendaftaran SMK Go Global Batch I mulai hari ini, Selasa 12 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB.

Program ini bukan sekadar penyaluran tenaga kerja biasa. SMK Go Global adalah Program Quick Win arahan Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan dengan filosofi Asta Mandala SMK Go Global. Tujuannya menyiapkan 500.000 tenaga kerja terampil dan tersertifikasi internasional secara bertahap dalam kurun 2026 hingga 2029.

Untuk tahun ini saja, pemerintah membidik 40.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) pada 2026 dan 70-80 ribu hingga akhir 2026, sebelum meningkat menjadi 140.000 per tahun pada 2027-2028. Negara tujuan strategis yang sudah menyatakan kebutuhan mencakup Jepang, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, Turki, Australia, dan Maladewa.

Pendaftaran Dibuka 12-16 Agustus Via 23 Satuan Kerja P2MI

Menteri P2MI Mukhtarudin dalam konferensi pers Asta Mandala SMK Go Global di Aula KH Abdurrahman Wahid Kementerian P2MI pada 5 Agustus 2026 menegaskan: "Tanggal 12 Agustus sudah mulai pendaftaran. Jadi sekarang sudah publikasi oleh seluruh balai-balai kita yang ada di 23 provinsi."

Pendaftaran SMK Go Global Batch I berlangsung singkat, hanya 12-16 Agustus 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang disediakan BP3MI di masing-masing wilayah, serta secara langsung di kantor BP3MI.

Daftar 23 satuan kerja tersebut meliputi BP3MI Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalsel & Kalteng, Kalbar, Kaltara, Sulut-Gorontalo-Maluku-Malut, Sulsel-Sulbar-Papua, Sulteng, dan Sultra.

Informasi resmi juga dapat diakses melalui situs resmi KemenP2MI di www.kp2mi.go.id dan kanal Disnakertrans setempat seperti Disnakertrans Muba yang menyatakan siap mengawal penuh.

Target 500 Ribu - Quick Win Prabowo Atasi 1,6 Juta Pengangguran Vokasi

Program ini lahir untuk menjawab masalah klasik: 1,6 juta pengangguran vokasi di Indonesia.

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam workshop Kepala Sekolah SMK di Grand Central Ballroom Hotel Pullman pada 1 Desember 2025 menjelaskan, program unggulan ini kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, P2MI, dan mitra internasional.

Total 500.000 orang terbagi atas kuota 300.000 lulusan SMK/SMA yang akan disiapkan melalui pelatihan keterampilan dan bahasa, serta 200.000 peserta umum. Anggaran yang disiapkan untuk penyelenggaraan tahun 2026 sekitar Rp 15 triliun sampai Rp 25 triliun, dengan dukungan Rp 2,6 miliar untuk tahap awal keberangkatan ke Jerman, Turki, dan Jepang.

Rincian roadmap: Desember 2025 sebanyak 500 orang diberangkatkan untuk bekerja di Slovakia, Turki, dan Jepang sebagai pilot, lalu 40.000 pada 2026, 140.000 pada 2027, 140.000 pada 2028, hingga puncaknya 500 ribu pada 2029.

Cak Imin menegaskan: "Kita punya target 2026 Insya Allah 500 ribu yang akan diberangkatkan lulusan SMK dan SMA. Tahun depan akan lebih besar lagi."

Negara Tujuan & Sektor - Dari Caregiver Hingga Welder

Para lulusan akan diarahkan mengisi peluang kerja di sejumlah negara prioritas. Berdasarkan rilis resmi KemenP2MI dan BP3MI:

Enam Kawasan Dunia: Malaysia, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Timur Tengah, serta kawasan Eropa.

10+ Negara Prioritas Detail: Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Turki, Polandia, Maladewa, Australia, serta negara Eropa lainnya dan Uni Emirat Arab.

Keragaman negara memberikan opsi bagi lulusan dengan berbagai latar belakang.

Sektor yang dibuka juga sangat beragam dan strategis:

  • Kesehatan: caregiver, nurse/perawat terampil
  • Hospitality: perhotelan dan pariwisata
  • Manufaktur: tenaga operasional dengan keterampilan teknis
  • Konstruksi & Welder: permintaan tinggi dari Jepang, Korea, Jerman
  • Agrikultur & Kelautan: pertanian dan pelayaran (seabased)
  • Transportasi

Sektor yang paling dibutuhkan negara mitra antara lain welder, hospitality, caregiver/perawatan, dan konstruksi, yang saat ini menjadi permintaan tinggi dari Jepang, Korea, Jerman, Hong Kong, Taiwan, Turki, hingga sejumlah negara Eropa lainnya.

Syarat & Seleksi Bertahap - Tidak Asal Berangkat

Menteri Mukhtarudin menekankan SMK Go Global hadir untuk membuka jalan talenta muda Indonesia menuju dunia kerja internasional secara aman, prosedural, dan terlindungi dengan semangat "Migran Aman, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

Syarat Peserta:

  • Usia minimal 18 tahun
  • Fotokopi KK, KTP, Kartu JKN/BPJS Kesehatan
  • Surat keterangan sehat
  • Ijazah pendidikan terakhir
  • Kartu Kuning (AK-1) atau surat keterangan pencari kerja dari Disnaker
  • Surat pernyataan kesanggupan mengikuti program peningkatan kapasitas CPMI/PMI
  • Surat pernyataan berminat bekerja ke luar negeri
  • Izin dari orang tua, wali, suami, atau istri
  • Dokumen nilai tambah (tidak wajib tapi diutamakan): sertifikat keterampilan teknis, kemampuan bahasa, pengalaman kerja

Alur Seleksi:

  1. Pengumuman pendaftaran via BP3MI
  2. Pendaftaran melalui tautan/barcode resmi BP3MI
  3. Pengunggahan dokumen persyaratan
  4. Verifikasi administrasi dan kelengkapan dokumen
  5. Pengumuman hasil administrasi
  6. Tes tertulis dan wawancara
  7. Daftar ulang bagi yang lulus
  8. Pelatihan peningkatan kapasitas, sertifikasi internasional, pemahaman standar kerja global, bahasa, budaya kerja, dan kesiapan mental

Mekanisme dirancang agar calon peserta tidak hanya punya minat, tetapi juga kesiapan kompetensi dan mental menghadapi lingkungan kerja internasional.

Bukan Sekedar Gaji - Tapi Daya Saing Global

Program ini diharapkan menjadi pintu bagi talenta muda Indonesia untuk "mendunia" dengan kompetensi, profesionalisme, dan perlindungan yang lebih baik. Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga mengajak: "Mari kita buktikan bahwa lulusan SMK Muba memiliki daya saing global, skill yang mumpuni, serta siap berkarier di kancah internasional secara aman dan prosedural."

Dengan penguatan kompetensi, sertifikasi, standar kerja global, proses penempatan prosedural, serta pelindungan menyeluruh, generasi muda diharapkan mampu menjadi SDM berdaya saing internasional, bukan sekadar pencari kerja.

Ingin terus mendapatkan update seputar dunia pendidikan dari kami?
Ayo gabung ke Saluran WhatsApp Info Pendidikan BIC

Logo BIC Circle s512

Admin BIC

(Tim Konten Pendidikan)

Tentang Penulis:

Admin BIC adalah tim pengelola konten di bawah naungan Bimbingan Belajar Indonesia Cerdas (BIC). Dengan latar belakang pengalaman lebih dari 10 tahun di dunia pendidikan, Admin BIC terdiri dari para tutor, konsultan pendidikan, dan spesialis konten digital yang berkomitmen menyediakan informasi akurat, praktis, dan bermanfaat bagi siswa, orang tua, maupun pencari kerja.

iklan

Bimbel TKA SMA 2026

Belajar lebih efektif. Nilai lebih maksimal

Bimbel TKA SD-SMP 2027

Belajar lebih efektif. Nilai lebih maksimal

1 Komentar

  1. Asep

    Apakah lukusan SMU thn 2013 an bisa daftar?
    Punya sertif bahasa jepang dan SSW Resto dan PM.

    Reply

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *