Infopendidikan.bic.id — Universitas Brawijaya (UB) mengumumkan jumlah pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 mencapai 66.412 orang, meningkat sekitar 3.000 pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini diunggah resmi melalui akun Instagram kampus pada Minggu, 13 April 2026, menjadikannya PTN dengan peminat terbanyak di Jawa Timur tahun ini.
Dengan daya tampung SNBT UB 2026 yang ditetapkan 5.833 kursi, tingkat keketatan mencapai 1 banding 11,4. Artinya, hanya sekitar 8,8% pendaftar yang akan diterima. UTBK akan dilaksanakan 21–30 April 2026 di lima titik strategis kampus Malang, menggunakan 67 ruang ujian dan 1.540 unit komputer yang telah diuji coba nasional pada 2 April lalu.
Data resmi: dari mana angka 66.412 berasal
Informasi 66.412 pendaftar pertama kali muncul di unggahan carousel Instagram pada 14 April pukul 06.55 WIB, yang menampilkan grafik "66,412 applicants have chosen Universitas Brawijaya (UB) in the 2026 SNBT". Unggahan serupa sebelumnya disebar akun komunitas mahasiswa pada 12 April, menyebut UB mencapai "historic milestone".
Angka ini konsisten dengan tren nasional. Portal BPSDM Jambi yang merujuk data UB menyebut total kapasitas SNBT UB 2026 mencapai 5.833 kursi, naik signifikan dari 3.928 kursi tahun 2025. Peningkatan kuota hampir 50% itu tidak menurunkan minat — justru memancing lebih banyak pendaftar.
UB sendiri belum merilis siaran pers tertulis di laman utama hingga 14 April, namun data internal yang dikutip media lokal menyebut jumlah pendaftar tahun lalu berada di kisaran 63.000–63.500, sehingga kenaikan 3.000 adalah estimasi konservatif.
Mengapa UB tetap magnet
Tiga faktor menjelaskan lonjakan ini:
- Daya tampung besar. Dengan 5.833 kursi SNBT, UB adalah salah satu PTN dengan kuota terbesar di Indonesia. Fakultas Pertanian membuka 511 kursi, Fakultas Vokasi 497 kursi, dan FEB 462 kursi.
- Kenaikan kuota prodi favorit. Ilmu Hukum naik dari 140 menjadi 210 kursi (+70), Akuntansi dari 97 menjadi 146 (+49), Sastra Inggris dari 60 menjadi 90 (+30).
- Reputasi dan lokasi. Kampus di Malang dengan biaya hidup relatif rendah dibanding Surabaya atau Jakarta, serta jaringan alumni kuat di sektor pemerintahan dan BUMN.
"UB memiliki kuota penerimaan yang sangat besar, salah satu yang terbanyak di Indonesia. Besarnya kuota ini memancing jumlah pendaftar yang fantastis (sering tembus 40.000 – 60.000 peserta)," tulis analisis Nahda University.
Lima titik ujian dan kesiapan teknis
UB tidak main-main dalam persiapan. Menurut laporan Suara Malang dan Malang Inspirasi yang mengutip panitia, UB menyiapkan:
- 67 ruangan ujian
- 1.540 unit komputer
- Uji coba nasional serentak di 17 lokasi pada 2 April 2026
- Pengamanan digital diperketat
Lima titik kampus yang digunakan tersebar di lingkungan UB Malang, mencakup Fakultas Teknik, FILKOM, FMIPA, FEB, dan Gedung Samantha Krida. Pelaksanaan UTBK dijadwalkan 21–30 April 2026, dengan dua sesi per hari.
"Sebanyak 67 ruangan telah disiapkan sebagai lokasi ujian dengan dukungan 1.540 unit komputer yang tersebar di berbagai titik strategis di lingkungan kampus," tulis Suara Malang.
SNPMB UB dalam angka
1. Rasio keketatan riil per fakultas
Dengan data daya tampung dari Portal BPSDM, kita bisa menghitung gambaran awal:
- Kedokteran: 96 kursi. Jika peminat tahun lalu sekitar 3.500, rasio bisa 1:36
- Agroekoteknologi: 269 kursi. Dengan peminat sekitar 1.200, rasio 1:4,5 — jauh lebih longgar
- Teknik Informatika: 84 kursi, peminat biasanya >2.000, rasio 1:24
Ini menjelaskan mengapa UB tetap menarik: ada prodi dengan peluang besar dan ada yang sangat ketat.
2. Kenaikan 3.000 bukan sekadar angka
Jika tahun 2025 pendaftar sekitar 63.400, kenaikan menjadi 66.412 berarti pertumbuhan 4,7%. Sementara kuota naik 48,5% (dari 3.928 ke 5.833). Artinya, peluang lolos secara matematis justru meningkat tahun ini, meski total pendaftar naik. Ini kabar baik yang luput dari pemberitaan.
3. Lima titik ujian: detailnya
Berdasarkan pola tahun sebelumnya dan uji coba 2 April, lima titik tersebut kemungkinan:
- Gedung Fakultas Teknik (pusat)
- FILKOM (utara kampus)
- FMIPA (barat)
- FEB (selatan)
- Samantha Krida / UB Dieng (cadangan)
Peserta harus cek kartu pada 11–15 April untuk mengetahui lokasi pasti, karena UB tidak mengumumkan per nama.
4. Mengapa tertinggi di Jawa Timur
Data SNPMB 2025 menunjukkan UNAIR menerima sekitar 52.000 pendaftar SNBT, ITS sekitar 38.000. Dengan 66.412, UB unggul lebih dari 14.000 dari UNAIR. Faktornya: kuota UB hampir dua kali UNAIR, dan biaya UKT UB lebih rendah untuk kelompok menengah.
5. Strategi untuk 66 ribu pesaing
Dengan volume pendaftar sangat padat, "range nilai menjadi sangat rapat. Perbedaan 1-2 poin saja bisa melempar", tulis Nahda University. Artinya, strategi memilih 4 prodi sesuai aturan SNBT krusial. Kombinasi ideal: 1 prodi ketat (Kedokteran), 1 sedang (Teknik Industri 66 kursi), 2 longgar (Agribisnis 156 kursi, Vokasi).
Konteks nasional
UB bukan satu-satunya yang naik. Secara nasional, pendaftaran UTBK-SNBT ditutup 7 April 2026 pukul 15.00 WIB. Pelaksanaan 21–30 April di 74 PTN dengan 118 lokasi. Pengumuman hasil 25 Mei 2026.
UB dengan 66.412 pendaftar menempatkan diri di tiga besar nasional, bersaing dengan UI dan UGM yang biasanya di atas 70.000.
Suara kampus
Meski belum ada pernyataan resmi rektor, unggahan Instagram UB pada 13 April menampilkan video kampus dengan narasi kebanggaan. Akun komunitas Mahasiswa Wangalam menyebut ini "historic milestone".
Panitia lokal UB melalui Suara Malang menegaskan persiapan matang: "dapat berjalan lancar, transparan, dan akuntabel".
Apa artinya bagi calon mahasiswa
- Jangan terkecoh angka besar. Dengan 5.833 kursi, peluang Anda lebih baik dari tahun lalu yang hanya 3.928 kursi.
- Pilih prodi cerdas. Manfaatkan data daya tampung: Agroekoteknologi 269 kursi adalah "safe haven".
- Siapkan fisik untuk ujian di Malang. April adalah musim pancaroba, lima titik berarti kemungkinan pindah gedung antar sesi.
- Unduh kartu 11–15 April. Lokasi ujian tercetak di kartu, bukan diumumkan terpisah.
Rekor 66.412 pendaftar SNBT 2026 mengukuhkan UB sebagai magnet utama pendidikan tinggi di Indonesia Timur. Kenaikan 3.000 pendaftar di tengah penambahan hampir 2.000 kursi menunjukkan kepercayaan publik tetap tinggi. Dengan lima titik ujian, 1.540 komputer, dan rasio 1:11,4, UB menghadapi ujian terbesarnya bukan hanya untuk peserta, tapi juga untuk panitia.
Bagi 66 ribu pejuang yang memilih almamater biru, pertarungan sesungguhnya dimulai 21 April — bukan melawan teman, tapi melawan waktu dan ketelitian di ruang ujian Malang.




0 Comments